Siomay kang otong, potensi bisnis kuliner

Kreativitas menjadi kata kunci dalam mengelola dan mengembangkan sebuah usaha. Kreatifitas juga menjadi senjata paling ampuh dalam menghadapi persaingan. Itulah yang dilakukan Akhlis Mukhidin (31) saat mengawali bisnis Siomay Asli Bandung “Kang Otong”.

 

Saat pertama kali berbisnis,  Akhlis telah mengenyam dan merasakan pahit getirnya berwirausaha. Saat itu ia mencoba membuka usaha bersama teman-temannya dengan modal patungan. Tetapi usaha belum berjalan seperti yang diharapkan, modal yang terkumpul sudah dibawa kabur partner bisnisnya. Ia telah ditipu partnernya secara terang-terangan.

 

Pengalaman yang pahit, tentu saja, tak membuatnya jera. Berbekal semangat kewirausahaan yang tinggi, Akhlis mencoba membangun bisnis kembali dengan kemampuan yang ia miliki.

 

Tahun  2005, Akhlis mencoba berbisnis kembali. Kali ini ia membuka Siomay. Bukan Siomay biasanya pastinya. Ia menciptakan kreatifitas baru dari produk makanan khas Priangan ini.  Dengan modal  pinjaman pamannya sebesar Rp2juta, ia membangun keberanian lagi untuk memulai bisnis. Ia membuka  usaha warung siomay di sebuah garasi kecil ukuran 3 x 5 meter, sambil menyelesaikan kuliahnya di Jurusan Musik, Institut Seni Indonesia, Yogyakarta.

 

Dua tahun usaha siomaynya berjalan. Kembang kempis. Namun kreatifitaslah yang membuatnya ia dan usahanya terlecut untuk terus hidup.  Ia menciptakan brand baru dengan nama Siomay Bandung Asli Kang Otong.

 

Selain menciptakan brand baru, Akhlis juga mengubah gerainya menjadi lebih rapi, menjadi lebih modern dan higienis. Menu-menu baru juga ia ciptakan, misalnya dengan menyediakan menu Siomay Ikan Tuna, Siomay Ikan Hiu, Siomay Ikan Cucut, Siomay Udang, dll. Biasanya siomay yang banyak dijual hanyalah Siomay Ikan Tenggiri.

 

Selain mengubah hamper keseluruhan konsep bisnisnya, Akhlis juga mengubah system bisnis dan cara pengembangannya.

 

Usaha yang semula hanyalah nol besar ini secara cepat memperoleh perhatian dari pelanggan dan penikmat siomay. Ia juga mampu mengembangkan outlet-outlet cabang dengan bermitra dengan orang lain.

 

Mimpinya bahwa Siomay Asli Bandung Kang Otong dapat mewarnai diseluruh pelosok nusantara sudah mulai terlihat. Dua tahun kemudian, sejak Januari 2008 lelaki asal Cirebon ini mampu membuka outlet Siomay  Asli Bandung Kang Otong lebih besar dan bagus, berada di Jl Raya Candi Gebang No215, Karang Asem, Condong Catur, Depok, Sleman, Yogyakarta. Di sini Akhlis  tak hanya sekedar berjualan siomay, tetapi ia juga mengembangkan bisnis siomaynya dengan model business opportunity.

 

Perubahan besar itu bermula ketika dirinya  memperoleh kesempatan mengikuti pelatihan waralaba di Dinas Perindagkop DIY, sehingga mimpinya bisa terwujud dan pengetahuan serta semangat mengembangkan usahapun lebih terbentang dalam benaknya.

 

“Kreativitas saya pun terus dipacu,bukan hanya sebatas tempat usaha yang dikembangkan tapi juga menyangkut sajian,” ujarnya.

 

Benar juga yang dikatakan Akhlis. Untuk dapat eksis dalam berbisnis, termasuk bisnis siomay yang digelutinya, Akhlis harus kreatif, mengawalinya dari keunikan dan beda dari siomay pada umumnya.

 

Kreatifitas yang dilakukannya mengacu pada tiga hal. Pertama, terhadap produk. Jika siomay pada umumnya terbuat dari ikan tenggiri, ia justru membuat dari beraneka macam ikan, mulai dari Siomay Ikan Hiu, Cucut, Cumi, dll.

 

Kedua, kalau biasanya siomay disajikan di piring atau mangkok, ia kini menyajikannya panas-panas di Hotplate. Dengan penyajian yang panas dan berada di Hotplate, Siomay Kang Otong terasa berbeda, dan naik kelas. Ketika menyantapnya, ada sensasi tersendiri bagi penikmatnya.  Selain itu Siomay Bandung Asli Kang Otong sama sekali tidak mengandung penyedap rasa buatan, sehingga sangat alami dan aman bagi penikmat rasa sejati.

 

Sejak revolusi kreatifitas yang telah dikembangkannya, dari tahun 2008 hingga sekarang,  Siomay Bandung Asli Kang Otong telah berkembang menjadi 5 outlet. Semuanya ada di Yogyakarta. Saat ini sedang dipersiapkan untuk membuka cabang di Kota Solo, Semarang dan Jateng. Juga ekspansi ke Jakarta dalam waktu yang tidak lama.

 

Kelayakan bisnis itulah yang membuat Akhlis lolos dalam seleksi Program Wirausaha Muda Mandiri yang diadakan oleh Bank Mandiri. Ia akan berlaga untuk mempertahankan gagasan dan revolusi kreatifitasnya dihadapan para juri di Jakarta.

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: