Seminar Peternakan unggas di kawasan merapi pasca erupsi

Dalam sambutannya, Ir. N. Yudianto (Ketua Umum P3Y) memaparkan beberapa kerugian yang ditimbulkan akibat bencana erupsi Gunung Merapi. P3Y dan Apayo memperoleh data secara terbatas, yaitu daerah Sleman, Salam, Muntilan, dan sekitarnya. Kerugian tersebut diakibatkan kematian ayam secara langsung karena awan panas dan aliran lahar panas Gunung Merapi maupun secara tidak langsung karena ditinggal oleh para pekerja dan pemilik ternak. Total keseluruhan kerugian mencapai Rp34,5 miliar. Selain kerugian nominal uang tersebut, kerugian lainnya adalah di antaranya, 1) kurang lebih 330 orang kehilangan lapangan pekerjaan; 2) turunnya produksi daging dan telur ayam sebesar 60% sehingga mengakibatkan fluktuasi harga yang sangat tajam; 3) terganggunya pasokan pupiuk kandang bagi petani di daerah Kopeng, Dieng, dan Wonosobo; 4) dampak sosial bagi warga secara luas adalah banyaknya warga yang mengalami tekanan jiwa berat/stress akibat kehilangan rumah, harta benda, dan mata pencahartian; dan 5) banyak kandang ayam yang tidak terisi kembali karena peternak masih trauma akan ancaman Gunung Merapi.
Ternak
Kerugian (Rp, miliar)
Ayam petelur (layer)
Ayam pedaging (broiler)
Itik dan menthok
Penurunan produksi telur (30 hari)
25.465.000.000,00
  1.050.000.000,00
  2.225.000.000,00
5.760.000.000,00
Total
34.500.000.000,00
Sumber: P3Y.
           ”Dengan seminar ini, kami berharap agar hal-hal yang menghambat bangkitnya kembali usaha perunggasan di Yogyakarta (dan sekitarnya) dapat teratasi dengan cara, 1) memohon informasi yang jelas mengenai situasi Gunung Merapi pada masa-masa mendatang sehingga menjadikan peternak tidak enggan untuk mengisi kembali kandang-kandang yang kosong; 2) memohon kepada pemerintah daerah terkait di sekitar Gunung Merapi agar berkenan memberikan tempat untuk merelokasi peternakan yang rawan bencana dengan memberikan lahan beserta infrastrukturnya dengan disertai kepastian hokum; 3) memohon kepada pemerintah pusat dan perusahaan pakan ayam serta perusahaan pembibitan agar meninjau kembali kebijakan menaikkan harga pakan dan bibit yang saat ini sudah cukup tinggi; dan memohon pemerintah pusat untuk berkenan membantu para peternak unggas sektor 2, 3, dan 4 yang menjadi korban erupsi Gunung Merapi,” ungkap pemilik Sinar Permata Farm ini.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: