Produk UKM Andalan jawa tengah

Provinsi Jawa Tengah (Jateng) merupakan wilayah yang sarat dengan potensi unggulan. Sekitar  70 produk siap mendukung program satu desa satu produk (one village one product/OVOP) yang  akan diterapkan Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) mulai 2013 mendatang.

“Program ini adalah salah satu strategi pemberdayaan potensi untuk meningkatkan daya saing produk daerah. Kami meminta satu wilayah dapat menghasilkan satu produk unggulan yang unik khas daerahnya,” ungkap Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Ir Sujarwanto Dwiatmoko, akhir pekan lalu.

Sejak dua tahun lalu dicanangkan, kata Sujarwanto, saat ini sudah dalam tahap identifikasi 70 produk yang diunggulkan 35 kabupaten dan kota di Jateng. Sekaligus turut mendukung Kementerian Koperasi dan UMKM yang mengembangkan 100 titik OVOP hingga tahun 2014 di 33 provinsi di Indonesia. Hal ini sebagai langkah meningkatkan kapasitas komoditas unggulan di setiap daerah.

Ke-70 komoditi tersebut diantaranya bordir dan konveksi (Kudus), empling melinjo dan meubel (Batang), batik dan sarung goyor (Sragen), garam dan batik Lasem (Rembang), salak dan pahat batu (Magelang), gurami (Banyumas), carica dan purwaceng (Wonosobo), batik Semarangan dan bandeng cabut duri (Semarang), kerajinan eceng gondok dan bunga krisan (Kabupaten Semarang) dan masih banyak lagi.

Menurut dia, seleksi 70 komoditi tersebut didasarkan pada sejumlah kriteria di antaranya keunikan, mutu dan tampilan produk, potensi pasar dan kontinuitas produksi yang didukung sumber daya lokal. Saat ini Dinkop dan UMKM Jateng  mengklasifikasi keunikan produk di setiap daerah. Hasilnya 70 produk tadi yang akan ditonjolkan dalam OVOP.

Untuk mendukung upaya itu, pihaknya mulai melakukan klasterisasi industri kecil dan menengah (IKM), dengan menempatkan toko, perajin, unit produksi dan pemasaran dalam lokasi yang berdekatan dan terkoordinasi.

“Implementasi OVOP ini demi mewujudkan misi Jateng menuju pembangunan ekonomi kerayatan berbasis pertanian, UMKM dan industri padat karya. Diharapkan sudah bisa diterapkan mulai tahun 2013, bersamaan dengan program Visit Jateng Year 2013,” tandas Sujarwanto

sumber cybernews

    • Anonymous
    • January 26th, 2012

    good article!!!

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: