Bisnis jahit pakaian, peluang sebagai souvenir wisata

jalinUKM: Menjelang pelaksanaan ibadah puasa Ramadhan, sejumlah penjahit Pakaian mulai kebanjiran order menjahit. Pesanan itu datang mulai dari kalangan pribadi, hingga dari beberapa konveksi yang memberi order jahitan Pakaian karena banyaknya pesanan. Banyaknya pesanan membuat omzet sejumlah penjahit melonjak 150 persen.

Biasanya dalam sepekan omzet menjahit sekitar Rp 2 juta, kini mampu mencapai Rp 5 juta. Meski saat ini terbilang laris, namun para penjahit Pakaian Muslim tidak mematok harga tinggi untuk jahitannya. Hal ini, untuk menjaga pelanggan tidak lari ke penjahit lain. Menurut Hamdan yang membuka usaha jahit Pakaian Muslim di bilangan Cipulir, Jakarta Selatan, order menjahit sudah banyak berdatangan kepadanya sejak akhir Juli lalu. Namun, karena keterbatasan tenaga penjahit dirinya hanya menerima sedikit saja. Hal ini dilakukannya untuk menjaga kualitas atas Busana Muslim yang telah dijahitnya.

“Rata-rata yang datang ibu-ibu dan sebagian di antaranya adalah langganan. Mereka biasa menjahit di sini, karena jika beli jadi di mal modelnya pasaran dan belum tentu ukurannya pas di badan,” jelasnya kepada beritajakarta.com, Selasa (11/8).

Mengenai ongkos jasa menjahit Baju Muslimah, dirinya tidak mematok harga tinggi. Karena baginya yang terpenting adalah dapur keluarganya tetap mengepul dan keuntungannya bisa untuk keperluan belanja lebaran nanti. “Satu stel baju harga jahitnya antara Rp 150.000 sampai Rp 350.000 dan itu belum termasuk bahan. Besar kecilnya ongkos tergantung tingkat kesulitan model yang dipesan, tapi yang jelas hasilnya memuaskan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Rizal yang membuka usaha jahit Baju Muslim di Cipulir sejak 10 tahun terakhir. Menurut bapak dua anak asal Sumatera Barat ini, sejak sebulan terakhir banyak menerima lemparan order jahit Busana Muslimah dari konveksi atau pabrik. Namun, hal itu sebatas pada pembuatan Baju Muslim dan mukena saja. “Lumaya kalau mau bulan puasa gini banyak pesanan Pakaian Muslimah. Makanya kita ngebut ngerjainnya biar bisa ngambil order lagi,” katanya.

Dalam kondisi banyaknya order, para penjahit Busana Muslim berharap tidak ada pemadaman bergilir karena bisa mempengaruhi waktu pengerjaan. “Mudah-mudahan tidak mati lampu, jadi pesanan Busana Muslimah bisa selesai sesuai jadwal perjanjian,” harapnya.

sumber : kamis sore.blogspot

Mensiasati peluang bisnis adalah intuisi dan feeling yang dimiliki setiap orang. seyogyanya kita harus mengasah diri untuk memulai bisnis sedini mungkin karena bisnis adalah solusi kemandirian diri kita.

permasalahan yang sering terjadi dari kebanyakan orang adalah permodalan?? padalah kalau kita berfikir lebih bijaksana dan yakin!! modal sebenarnya bukanlah hal tersulit karena saat uni banya perbankan yang siap mengucurkan dana untuk usaha kita.  Kalau sudah begini akankah kita terus berkecimpung dengan bpermodalan tanpa memikirkan usaha itu sendiri?? bukankah sebaiknya kita berfikir tendang prospek usaha, model yang paling hot?? teutama kita harus update dan mungkinkan produk baju kita menjadi souvenir wisata??

jalin UKM solusion

    • hhh
    • January 26th, 2012

    wah bagus juga tuh….kayak joger di bali atau dagadu jogja ya…

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: